- Bapak Kerja Remote
- Posts
- The Certainty of Uncertainty
The Certainty of Uncertainty
Ah ini sih jelas-jelas nggak jelas!
Halo semuanya! Lama tidak berjumpa. Terakhir saya menyapa kalian lewat tulisan di kanal ini setidaknya sebulan yang lalu. Karena satu dan lain hal-alasan yang sangat standar dan tidak menjelaskan apa pun-saya agak kurang produktif dalam hal tulis menulis. Tapi, terus terang saya benar-benar rindu dengan aktivitas menulis.
Dan tentu, masih dalam nuansa Idulfitri, saya mau mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mungkin ada tulisan saya yang kurang berkenan di hati, mohon dimaafkan.
Tulisan kali ini cukup random kalau saya boleh jujur. Rasa ingin menulis sudah menumpuk sejak beberapa waktu lalu, tapi saya belum menemukan hal yang ingin saya tulis. Setidaknya hingga pagi dini hari ini (tulisan ini saya tulis di pukul 02:30 hari ini), saat Spotify membawa saya kembali ke sekitar tahun 2000-an.
Saya kurang yakin apakah kalian semua tahu dengan lagu yang akan saya bahas, tapi mari kita coba. Bagi yang tahu lagunya, mungkin ini menjadi salah satu media untuk nostalgia. Bagi yang belum tahu, anggap saja saya sedang menambah satu lagi ke dalam glosarium kalian.
Drive, salah satu lagu dari band bernama Incubus ini cukup populer di awal tahun 2000-an. Saya ingat lagu ini cukup setia menemani masa SMP saya di kisaran tahun 2005-2007. Dulu, saya senang lagu ini karena musiknya enak didengarkan. Alasan yang cukup sederhana dan tidak muluk untuk anak SMP kala itu. Nyaris 20 tahun sejak saya menikmati lagu ini di bangku SMP, dini hari ini Spotify kembali menyuguhkan Drive ke telinga saya.
Lucunya, di usia 30-an ini, saya tak hanya menyadari kalau lagu ini musiknya (at least untuk saya) memang bagus. Tapi liriknya tak kalah menyentuh emosi, khususnya bagi kaum-kaum yang sedang merasa perjalanan hidupnya mungkin sedang kurang jelas (tentu dalam konteks pencarian kerja).
Saya tidak akan menyuguhkan lirik utuh dari lagu Drive di sini. Kalian bisa cek sendiri secara detailnya. Tapi intinya, lagu ini menceritakan perasaan yang sungguh mengaduk hati ketika semua hal terasa tidak pasti. Terdengar familiar?
Seperti saat menjalani proses pencarian kerja, kan? Semua sudah disiapkan dengan baik dan sempurna (sepertinya). Tapi kok hasil tak kunjung data juga? Harus sampai kapan pencarian ini akan terus berlangsung? 2 minggu? 2 bulan? Atau justru hanya butuh 2 hari lagi?
Kadang pertanyaan semacam ini yang membuat pencarian kerja terasa begitu berat. Saya menyebutnya, the certainty of uncertainty. Jelas bahwa hal ini sama sekali nggak jelas. Jelas, kita nggak bisa menakar dan mengukur kapan kira-kira kita akan mendapatkan pekerjaan yang kita impikan. Mungkin besok Senin, mungkin juga di bulan lain. Atau mungkin setelah kalender berganti satu angka.
Karena ada hal-hal yang jelas-jelas tidak jelas, maka mari fokuskan energi dan waktu untuk hal yang benar-benar jelas. Usaha dan persiapan adalah hal yang jelas bisa kita lakukan dan takar sendiri. Apakah sudah melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya? Apakah sudah melakukan usaha yang paling maksimal? Perkara hasil? Mari amini premis the certainty of uncertainty.
Untuk teman-teman yang masih berjuang menemukan pekerjaan impiannya, saya doakan semoga segera dipertemukan. Cepat atau lambat, kalian akan sampai ke tujuan kalian. Jika ada yang ingin ditanyakan seputar persiapan atau metode mencari kerja remote, jangan ragu untuk me-reply newsletter ini. Siapa tahu ada hal-hal yang bisa saya bantu. Mungkin sedikit, tapi semoga bisa mengubah trajektori kehidupan kalian.
Terima kasih sudah membaca newsletter ini.
Terima kasih sudah memberikan saya kesempatan untuk melepas rindu dengan aktivitas menulis.
Salam,
Bapak Kerja Remote