Maret Sudah Datang, Kerja Remote Kapan Datang?

Ternyata kita sudah masuk ke bulan Maret di tahun 2025 ini

Pertama, saya mau ucapkan semangat buat teman-teman yang masih berjuang untuk mendapatkan kerja remote hingga detik ini juga. Cepat atau lambat, kesempatan pasti datang! Semoga, segera!

Tulisan ini menjadi pengingaat bahwa kerja remote itu nggak seperti bulan Maret, datang dengan sendirinya. Kerja remote harus dijemput dengan usaha dan persiapan!

Memang, ada orang yang cuma duduk tiba-tiba di-reach out recruiter. Ada. Tapi jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Orang-orang ini biasanya punya kemampuan dan rekam jejak di atas rata-rata.

Sesuai hitungan matematika, rata-rata merujuk ke populasi terbesar; orang yang tidak di-reach out recruiter. Maka kita perlu aktif menjemput bola. Caranya?

Pertama, pastikan dulu potensi diri sudah terpetakan. Jangan sampai di titik ini, masih belum tahu skill apa yang bisa dijual ke perusahaan. Kalau masih bingung, mungkin ini alasan utama kenapa kerja remote belum didapatkan.

Kedua, siapkan kebutuhan administrasi; resume, portfolio. Percuma kalau potensi sudah ditemukan, tapi nggak dituangkan ke dalam resume atau portfolio. Gimana caranya recruiter bisa tahu potensi kita?

Ketiga, fokus ke beberapa area saja. Jangan jadi orang yang tebar jala seluas-seluasnya. Potensinya ada di area sales untuk industri asuransi? Yaudah fokus ke situ. Jangan terus tiba-tiba coba apply jadi project manager.

Tiga cara tadi seharusnya akan membawa kalian menjemput opportunity untuk kerja remote. Semoga!

Salam,
Bapak Kerja Remote